Pages

*****

Senin, Juni 20, 2011

Menjadi Kreatif untuk Menjadi Berkat bagi Orang Lain

Menjadi Kreatif untuk Menjadi Berkat bagi Orang Lain

Well, bicara tentang seseorang yang paling menginspirasi saya, sebenarnya banyak sekali orang yang berada di sekitar saya yang menginspirasi saya. Orang-orang kreatif yang melakukan hal-hal sederhana namun berdampak bagi banyak orang. Hal-hal yang mungkin dianggap orang lain terlalu biasa dan gak istimewa, eh malah menimbulkan pengaruh besar bagi banyak orang. Orang-orang ini bisa menjadi berkat bagi sesamanya. Dan saya belajar untuk menjadi seperti mereka, tentunya dengan cara kreatif saya sendiri, bukan mencontek.. hehehe

Nah, salah satu orang yang menurut saya paling kreatif adalah Grace Suryani Halim. Grace adalah salah satu wanita yang luar biasa. Awalnya saya mengetahuinya dari page facebook yang dibuatnya yaitu Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta. Eiitts, ini bukan hanya masalah cinta-cinta, page ini membahas bagaimana menjadi cewe yang kuat di dalam Tuhan, yang bersandar hanya pada Tuhan. Nah, nama page ini sebenarnya diambil dari salah satu judul buku yang ditulis oleh Grace yang memiliki judul serupa.

Mengapa saya menyebut Grace Suryani sebagai seorang yang kreatif yang menginspirasi saya?


1.    Dia memiliki page facebook yang  berisi notes-notes pengalaman nyata hidupnya. Bagaimana ia melalui keadaan berat dan keadaan bahagia. Menurut saya, jarang sekali ada orang yang bisa sejujur Grace dalam menceritakan pengalamannya, bahkan yang buruk sekali pun. Dan ia menceritakan itu dengan akhir yang selalu mengajarkan pembaca secara tidak langsung bagaimana Tuhan tetap menuntun hidup anak-anak-Nya, bahkan saat melalui cobaan berat sekalipun. Menurut saya, jarang sekali ada orang sejujur Grace dan jarang sekali ada orang yang mau menceritakan sesuatu bukan untuk kesenangannya atau kebanggaannya pribadi. Biasanya orang-orang yang memiliki akun pada jejaring sosial ini hanya memilikinya sebagai tempat mengapresiasikan diri dan biasanya untuk kepentingan pribadi. Grace menulis notes itu untuk mengingatkan dirinya pribadi dan terutama untuk menjadi pelajaran bagi wanita-wanita lain agar gak jatuh ke kesalahan yang sama. Dan ia kreatif sekali, karena menulis hal tersebut dalam bentuk notes di jejaring sosial yang dipakai banyak orang terutama wanita Indonesia, sehingga dapat diakses oleh banyak orang dan menjadi berkat bagi banyak sekali wanita, baik yang dikenalnya maupun yang tidak dikenalnya(fyi: Grace ini masih muda loh, jadi gaya bahasanya juga ringan). Dan sebagai nilai tambahnya lagi, akun ini juga banyak dipakai oleh para pembacanya untuk meminta pendapat Grace atas masalah-masalah mereka dan meminta Grace ikut membantu dalam doa.

2.      Grace dan teman-temannya membuat suatu blog yang didesain menjadi majalah elektronik bernama PEARL yang khusus diperuntukkan bagi para wanita. Hal ini sangat menarik sekali, karena selain majalah ini bisa di print untuk disimpan dan di-share kepada sebanyak-banyaknya wanita, majalah ini gratis dan tidak boleh diperjual-belikan. Menurut saya, ini adalah suatu hal yang muliaaa sekali. Sama sekali bukan kegiatan yang profit oriented. Dan yang lebih mengagumkan lagi, tim penulis majalah ini merupakan wanita-wanita Indonesia yang berdomisili di negara berbeda. Ershinta yang berdomisili di Denmark, Grace yang berdomisili di Singapura, Lia Stoltzfus yang tinggal di Thailand, dan Louisa Hartono & Stephanie Gunawan yang berdomisili di Indonesia. Mereka dengan umur yang berbeda, baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah, bekerja sama menulis artikel-artikel untuk wanita dari segala usia. Dan majalah ini sangat kreatif karena berbeda dengan kebanyakan majalah wanita lain yang biasanya bertemakan mode atau fashion terkini, atau majalah kecantikan wajah, atau majalah gosip selebriti. Tidak, majalah ini tidak berisi hal-hal duniawi seperti itu. Majalah ini diperuntukkan bagi wanita Indonesia yang ingin memiliki kecantikan rohani-wanita yang hidup untuk memuliakan nama Tuhan, baik yang statusnya masih gadis, istri, ibu, atau nenek. Visi majalah ini adalah membangun generasi wanita yang menjalankan fungsinya sebagai wanita sejati, berkarakter Kristus, dan mau dibentuk untuk menjadi indah dimata Bapa dan sesama. Sedangkan misi majalah ini adalah untuk menyediakan majalah rohani yang biblical, practical, dan sesuai dengan pergumulan generasi wanita Indonesia. See, wanita-wanita ini melakukannya untuk Tuhan dengan hati yang tulus dan bahagia untuk sesama wanita Indonesia (terlepas dari mereka berdomisili atau tidak berdomisili di indonesia). Majalah ini bisa diakses di www.majalahpearl.com.

3.       Grace menulis buku Tuhan Masih Menulis Cerita Cinta awalnya adalah untuk menjadi suvenir dalam acara pernikahannya. Menurut saya, sangat jarang ada orang yang berpikiran untuk menulis buku untuk menjadi suvenir pernikahannya, bukan malah gantungan kunci, kipas ibu-ibu, pembuka tutup botol, atau gelas cantik. Mereka menulis BUKU! Dan bukan hanya itu saja, Grace menulis buku itu bersama suaminya, Steven Halim. Mereka mau berlelah-lelah ditengah segala kesibukan mempersiapkan pernikahan mereka, menulis buku yang berisi bagaimana Tuhan menyertai mereka dalam hubungan yang dipertemukan Tuhan. Buku ini akhirnya diterbitkan secara umum karena banyaknya permintaan. Orang-orang merasa terberkati ketika membaca kisah ini karena banyak berisi pelajaran yang seharusnya dilakukan orang-orang yang benar-benar mau mengikuti kehendak Tuhan.

4.     Bagaimana ia menjadi mahasiswi yang hidup jauh di China dan bagaimana cara-cara kreatifnya berjuang belajar bahasa China walaupun awalnya direndahkan oleh guru dan teman-temannya hingga ia dapat menjadi salah satu lulusan terbaik. Karena, walaupun ia keturunan Chinesse, sebenarnya di Indonesia ia tidak bisa sama sekali berbahasa China ataupun Mandarin. Cara-caranya belajar dengan “tidak tahu malu” berbicara dengan banyak orang di China walaupun terbata-bata karena ia ingin mempraktekkan sebisanya. Bagaimana ia memacu semangatnya saat ia mendapat kritikan pedas dari dosennya dan tidak menanamkan rasa benci pada dosennya tersebut. Terbukti, karena ia tidak memperbolehkan hatinya membenci dosennya, ia malah dapat menyukai pelajaran tersebut dan dosen tersebut malah berbalik menyukainya juga. Keren :D

5.      Bagaimana Grace berbicara dengan Tuhan, dengan cara-cara yang sederhana, seperti seorang anak dengan Bapanya atau seorang sahabat dengan Sahabatnya. Saya setuju sekali dengan cara ini, sebab saya juga merasakan dan melakukan hal yang sama. Grace tidak menganggap Tuhan terlalu jauh untuk berbicara dengannya- sebab Tuhan memang tidak pernah jauh. Bagaimana dalam keadaaan terdesak sekalipun Ia gak pernah jauh dari kita. Cara-cara Grace yang simpel ketika ia berbicara dengan Tuhan, bahkan pada suatu saat badannya terserang demam dan gak bisa bergerak sementara teman-teman asramanya sudah jauh terlelap dan gak bisa membawanya ke dokter, ia berbicara kepada Tuhan dalam hati dan mengusir penyakit itu dalam nama Tuhan Yesus. Dan itu benar sekali, sebab siapa pun yang berdoa dalam nama Tuhan Yesus dengan iman yang teguh, doanya akan dikabulkan. Ya, Grace gak pernah kehilangan cara kreatif bahkan disaat terdesak sekali pun.
Sebenarnya masih banyak hal-hal lain yang menginspirasi saya dari seorang Grace Halim. Walaupun ia di luar negeri, setiap pembaca atau teman yang ingin berkomunikasi dengannya dapat berkomunikasi melalui page facebook tersebut atau melalui email dan cara-cara lainnya. Ia menggunakan cara-cara yang kreatif untuk membagikan berkat yang ada padanya hingga dapat menjadi berkat bagi orang lain. Menurut saya, itu cara terbaik kita mengasihi sesama kita. J
Dan inti dari semua ini adalah:
A good example is someone who knows the way, shows the way, dan goes the way.

Blessed  to be blessing (diberkati untuk menjadi berkat) :D

2 comments:

  1. Kretifitas yang baik, selain membahagiakan diri juga bisa dinikmati dan bermanfaat bagi orang lain.

    BalasHapus
  2. sangat menginspirasi sis,,,
    thankyou so much :D

    BalasHapus